Select Menu

Ads

Random Posts

Powered by Blogger.

Design

Narkoba

Circle Gallery

Shooting

Racing

News

Bottom

» » » - Razia Narkotika

Ditresnarkoba Polda Sultra Bersama BNNP saat razia rumah kost
KENDARI, -  Peredaran narkotika di  Sulawesi Tenggara (Sultra) nampaknya makin hari makin mengkhawatirkan. Data dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sultra, Provinsi Sultra masuk dalam peringkat 30 dari 34 provinsi yang ada di Indonesia dengan angka prevalensi 1,5 % untuk kasus narkoba. Untuk itu, dalam memerangi narkoba di Sultra, BNNP tak hanya menyasar tempat-tempat seperti kos-kosan atau Tempat Hiburan Malam (THM) saja. BNNP bahkan mengarahkan bidikan ke pegawai maupun pejabat di instansi pemerintahan maupun swasta.

"Rencananya kedepan, kami ada target untuk melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat pemerintah, karena informasi terkahir yang saya terima bahwa sudah ada beberapa permintaan untuk menggelar kegiatan pemeriksaan urin disejumlah instansi pemerintah daerah maupun instansi swasta, "jelas Kepala BNNP Sultra, Kombes Pol Fauzan kepada awak media, Sabtu, (02/03).

Fauzan menambahkan, saat ini razia narkoba rutin digelar di kost-kosan dan THM. Sepertinya yang dilakukan baru-baru ini BNNP melakuan razia di sembilan rumah kos yang dilakukan tim gabungan yang terbagi menjadi tiga tim terdiri dari, Denpom,BNNP,Bidokes, Propam dan jajaran Ditres Narkoba, Polda Sultra.

"Dari seluruh rumah kos, ada 100 peghuni kos yang mendapat pemeriksaan ditemukan 9 orang yang dinyatakan positif terindikasi menggunakan narkotika, selanjutnya akan dilakukan asesment oleh tim BNNP untuk mendapat pemeriksaan lebih lanjut,"ujarnya.

Ia menambahkan,pada operasi tersebut tidak ditemukan adanya barang bukti. Selanjutnya, pihaknya akan terus melakukan koordinasi terhadap instansi terkait untuk  melakukan razia ditempat yang  terindikasi adanya aktivitas peredaran gelap maupun penggunaan narkotika.

Tak hanya BNNP, Jajaran Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba, Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra), juga secara rutin merazia sejumlah rumah kos yang berada di Kota Kendari, operasi ini sebagai tindak lanjut perintah Presiden Republik Indonesia (RI), untuk memerangi narkoba dengan sandi operasi Bersinar.

Direktur Ditres Narkoba Polda Sultra, AKBP Sumarto menjelaskan, pihaknya akan terus membidik sejumlah tempat yang diduga berpotensi adanya aktivitas penyalahgunaan narkoba melalui razia secara tertutup maupun terbuka untuk melakukan pencegahan dengan metode soft terapi.

"Meskipun operasi bersinar berkahir pada 20 April mendatang, kami akan tetap terus melakukan upaya-upaya pencegahan terhadap adanya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba yang saat ini mulai marak terjadi di Kota Kendari dan Sultra pada umumnya, terkait adanya laporan daerah yang diujuluki dengan istilah kampung narkoba, tim saat ini sedang melakukan penyelidikan,"pungkasnya.

About Yayan

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments

Leave a Reply