| Ditresnarkoba Polda Sultra Bersama BNNP saat razia rumah kost |
"Rencananya kedepan, kami ada target untuk melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat pemerintah, karena informasi terkahir yang saya terima bahwa sudah ada beberapa permintaan untuk menggelar kegiatan pemeriksaan urin disejumlah instansi pemerintah daerah maupun instansi swasta, "jelas Kepala BNNP Sultra, Kombes Pol Fauzan kepada awak media, Sabtu, (02/03).
Fauzan menambahkan, saat ini razia narkoba rutin digelar di kost-kosan dan THM. Sepertinya yang dilakukan baru-baru ini BNNP melakuan razia di sembilan rumah kos yang dilakukan tim gabungan yang terbagi menjadi tiga tim terdiri dari, Denpom,BNNP,Bidokes, Propam dan jajaran Ditres Narkoba, Polda Sultra.
"Dari seluruh rumah kos, ada 100 peghuni kos yang mendapat pemeriksaan ditemukan 9 orang yang dinyatakan positif terindikasi menggunakan narkotika, selanjutnya akan dilakukan asesment oleh tim BNNP untuk mendapat pemeriksaan lebih lanjut,"ujarnya.
Ia menambahkan,pada operasi tersebut tidak ditemukan adanya barang bukti. Selanjutnya, pihaknya akan terus melakukan koordinasi terhadap instansi terkait untuk melakukan razia ditempat yang terindikasi adanya aktivitas peredaran gelap maupun penggunaan narkotika.
Tak hanya BNNP, Jajaran Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba, Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra), juga secara rutin merazia sejumlah rumah kos yang berada di Kota Kendari, operasi ini sebagai tindak lanjut perintah Presiden Republik Indonesia (RI), untuk memerangi narkoba dengan sandi operasi Bersinar.
Direktur Ditres Narkoba Polda Sultra, AKBP Sumarto menjelaskan, pihaknya akan terus membidik sejumlah tempat yang diduga berpotensi adanya aktivitas penyalahgunaan narkoba melalui razia secara tertutup maupun terbuka untuk melakukan pencegahan dengan metode soft terapi.
"Meskipun operasi bersinar berkahir pada 20 April mendatang, kami akan tetap terus melakukan upaya-upaya pencegahan terhadap adanya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba yang saat ini mulai marak terjadi di Kota Kendari dan Sultra pada umumnya, terkait adanya laporan daerah yang diujuluki dengan istilah kampung narkoba, tim saat ini sedang melakukan penyelidikan,"pungkasnya.
No comments